Jumat, 21 Desember 2012
Subhanallah, Bayi Ini Lahir Membawa Al-Quran di Tangan
Allah SWT tak pernah berhenti menunjukkan kuasa-Nya. Seorang bayi di Nigeria lahir sembari membawa Alquran dari rahim ibunya. Sejatinya, ibu bayi tersebut beragama Kristen, tapi pascamelihat mukjizat Allah tersebut, sang ibu dan nenek bayi tersebut langsung mengucapkan dua kalimat syahadat dan menyatakan diri masuk Islam.
Seperti diberitakan harian Pmnewsnigeria, Senin (14/5) kemarin, bayi tersebut lahir di 112 Olateju Street, Mushin, Lagos State, Nigeria Barat Daya pada 7 Mei 2012 lalu. Saat keluar dari rahim ibundanya, bayi tersebut membawa sebuah Mushaf kecil di tangannya.
Kikelomo Ilori, nama ibu bayi tersebut. Wanita 32 tahun yang bekerja sebagai seorang ahli kecantikan langsung mengganti namanya menjadi Sherifat ketika masuk Islam. Hal itu diikuti nenek bayi tersebut yang mengganti namanya menjadi nama Islam.
Kelahiran bayi tersebut pun menyedot perhatian para ulama di negara benua hitam tersebut. Para ulama di Nigeria berkumpul untuk memberikan nama kepada bayi tersebut. Setelah menyampaikan ceramah singkat, seorang ulama Nigeria, Ustad Abdul Rahman Olanrewaju Ahmed, memberikan nama kepada bayi tersebut Abdul Wahab Iyanda Aderemi Irawo.
Untuk menghindari syirik dan kesesatan, Ustad Abdul Rahman juga menasihati sang ibu bila bayinya bukanlah seorang nabi, meskipun ia terlahir dari rahimnya sambil memegang Alquran. Menurutnya, kejadian itu merupakan kehendak Allah, untuk mengirim bayi tersebut ke dunia dengan cara yang menakjubkan.
Dalam acara pemberian nama itu, turut hadir ulama setempat, Sheikh Abdulraman Sulaiman Adangba, Ketua Nasrulifathi Society of Nigeria, NASFAT, Ustadz Alhaji Abdullahi Akinbode, dan Dr Ramoni Tijani dari Alifathiaquareeb Islamic Society of Nigeria.
Kelahiran sang bayi pun memberi berkah bagi tetangga sekampung. Pedagang tumpah ruah menjual berbagai souvenir terkait bayi tersebut, mulai dari kaos, tasbih, dan foto bayi tersebut.
Tak heran bila kelahiran bayi tersebut dianggap kontroversi sebagian pihak. Sebagian pihak berkata mustahil, tapi sebagian lainnya menganggap kejadian tersebut adalah kuasa Tuhan, dimana tak ada yang mustahil bagi-Nya.
Bahkan, seorang dokter dipecat gara-gara mengatakan kejadian tersebut adalah hoax alias berita bohong. Padahal saksi, media dan ibunya sendiri menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri.
view in youtube http://www.youtube.com/watch?v=LYb6GL-0v-Q
WISATA DI SETU , SEDONG KIDUL, CIREBON
Sekilas Setu Sedong
Setu (waduk) Sedong merupakan waduk buatan di wilayah kec. Sedong Kab. Cirebon Jawa Barat. Setu ini berfungsi menampung air hujan dan sungai sebagai pengairan daerah pertanian sekitar kec. Sedong. Manfaat yang di peroleh dari setu ini begitu besar. Selain sebagai pengairan dan irigasi, Setu Sedong juga menyimpan kelebihan air pada musim hujan. Dengan kedalaman 5-10 meter, dengan luas hampir 150 hektare, jelaslah bahwa penampungan air untuk kebutuhan irigasi tercukupi, dengan syarat tidak terjadi kekeringan berkepanjangan di daerah ini.

Setu sedong dapat di kunjungi lewat dua jalur, yaitu jalur Cirebon dan jalur Sindang Laut. Dari arah Cirebon, belok kanan sedangkan dari arah Sindang Laut belok kiri. Jalan menuju Setu Sedong begitu menanjak. Pada beberapa jalan, kita melewati area persawahan yang di tumpang sari dengan tanaman Mangga. Setelah sampai, kita dapat mengitari setu sedong dari arah selatan. Di selatan area ini juga terdapat area persawahan yang begitu hijau, menambah sejuk pemandangan yang ada.

Bagi sahabat sekalian yang suka memancing, jangan khawatir, di Setu Sedong banyak ikannya. Memancing di sini tidak dipungut biaya. Dari pengalaman pemancing, lumayanlah untuk sekedar menghibur dengan sensasi menyentak pancingan.

Tempat yang bagus untuk melihat keseluruhan Setu Sedong adalah dengan memutar ke sebelah kiri dari jalan masuk. Kemudian akan ada semacam dermaga yang menjorok ke dalam Setu Sedong. Nah dari sini terlihat jelas keindahan setu ini.

Sebenarnya semua objek yang didukung dengan keindahan alam sekelilingnya menawarkan pesona alam yang eksotis. Namun terkadang tak seorang pun ada yang mempunyai ide brillian untuk mengembangkan daerah-daerah seperti ini menjadi kawasan hijau yang indah yang membuat orang mengunjungi tempat tersebut. Coba seandainya objek-objek keindahan alam seperti ini dioptimalkan, saya yakin akan banyak pengunjung yang datang. Karena pada dasarnya, manusia menyukai dan membutuhkan keindahan bagi jiwanya.

Setu sedong ini bagus untuk dikunjungi kapan saja. Moment yang paling tepat untuk mengunjunginya adalah sore hari. Ketika sore hari, suhu udara tidak terlalu panas. Pantulan sinar jingga dari matahari pada sore hari pada riak-riak air sungguh mampu untuk menghilangkan penat seharian sehabis bekerja, jika kita mengunjunginya setelah bekerja. Selain itu aktivitas penduduk sekitar menambah rasa haru akan keuletan para petani mengolah sawah mereka dari kecil hingga mendekati panen. Sungguh kesabaran yang hebat. Selain itu ada penggembala kerbau yang memandikan kerbaunya dengan tulus. Suatu harmonisasi alam yang sekarang jarang ditemui. Ahh, betapa hdup ini indah.
Kamis, 20 Desember 2012
Filsafat Barat
Filsafat Barat adalah ilmu yang biasa dipelajari secara akademis
di universitas-universitas di Eropa dan daerah-daerah jajahan mereka.
Filsafat ini berkembang dari tradisi falsafi orang Yunani kuno.
Menurut Takwin (2001) dalam pemikiran barat konvensional
pemikiran yang sistematis, radikal, dan kritis seringkali merujuk
5
pengertian yang ketat dan harus mengandung kebenaran logis. Misalnya
aliran empirisme, positivisme, dan filsafat analitik memberikan kriteria
bahwa pemikiran dianggap filosofis jika mengadung kebenaran
korespondensi dan koherensi. Korespondensi yakni sebuah pengetahuan
dinilai benar jika pernyataan itu sesuai dengan kenyataan empiris. Contoh
jika pernyataan ”Saat ini hujan turun”, adalah benar jika indra kita
menangkap hujan turun, jika kenyataannya tidak maka pernyataannya
dianggap salah. Koherensi berarti sebuah pernyataan dinilai benar jika pernyataan
itu mengandung koherensi logis (dapat diuji dengan logika barat).
Dalam filsafat barat secara sistematis terbagi menjadi tiga bagian
besar yakni: (a) bagian filsafat yang mengkaji tentang ada (being), (b)
bidang filsafat yang mengkaji pengetahuan (epistimologi dalam arti luas),
(c) bidang filsafat yang mengkaji nilai-nilai menentukan apa yang
seharusnya dilakukan manusia (aksiologi).
Beberapa tokoh dalam filsafat barat yaitu:
6
1. Wittgenstein mempunyai aliran analitik (filsafat analitik) yang
dikembangkan di negara-negara yang berbahasa Inggris, tetapi
juga diteruskan di Polandia. Filsafat analitik menolak setiap
bentuk filsafat yang berbau ″metafisik”. Filsafat analitik menyerupai
ilmu-ilmu alam yang empiris, sehingga kriteria yang berlaku
dalam ilmu eksata juga harus dapat diterapkan pada filsafat.
Yang menjadi obyek penelitian filsafat analitik sebetulnya bukan
barang-barang, peristiwa-peristiwa, melainkan pernyataan,
aksioma, prinsip. Filsafat analitik menggali dasar-dasar teori ilmu
yang berlaku bagi setiap ilmu tersendiri. Yang menjadi pokok
perhatian filsafat analitik ialah analisa logika bahasa sehari-hari,
maupun dalam mengembangkan sistem bahasa buatan.
2. Imanuel Kant mempunyai aliran atau filsafat ″kritik” yang tidak
mau melewati batas kemungkinan pemikiran manusiawi.
Rasionalisme dan empirisme ingin disintesakannya. Untuk itu ia
membedakan akal, budi, rasio, dan pengalaman inderawi.
Pengetahuan merupakan hasil kerja sama antara pengalaman
indrawi yang aposteriori dan keaktifan akal, faktor priori.
Struktur pengetahuan harus kita teliti. Kant terkenal karena tiga
tulisan: (1) Kritik atas rasio murni, apa yang saya dapat ketahui.
Ding an sich, hakikat kenyataan yang dapat diketahui. Manusia
hanya dapat mengetahui gejala-gejala yang kemudian oleh akal
terus ditampung oleh dua wadah pokok, yakni ruang dan waktu.
Kemudian diperinci lagi misalnya menurut kategori sebab dan
akibat dst. Seluruh pengetahuan kita berkiblat pada Tuhan, jiwa,
dan dunia. (2) Kritik atas rasio praktis, apa yang harus saya buat.
Kelakuan manusia ditentukan oleh kategori imperatif, keharusan
mutlak: kau harus begini dan begitu. Ini mengandaikan tiga
postulat: kebebasan, jiwa yang tak dapat mati, adanya Tuhan. (3)
Kritik atas daya pertimbangan. Di sini Kant membicarakan
peranan perasaan dan fantasi, jembatan antara yang umum dan
yang khusus.
3. Rene Descartes. Berpendapat bahwa kebenaran terletak pada diri
subyek. Mencari titik pangkal pasti dalam pikiran dan
pengetahuan manusia, khusus dalam ilmu alam. Metode untuk
memperoleh kepastian ialah menyangsikan segala sesuatu. Hanya
satu kenyataan tak dapat disangsikan, yakni aku berpikir, jadi aku
ada. Dalam mencari proses kebenaran hendaknya kita
pergunakan ide-ide yang jelas dan tajam. Setiap orang, sejak ia
dilahirkan, dilengkapi dengan ide-ide tertentu, khusus mengenai
adanya Tuhan dan dalil-dalil matematika. Pandangannya tentang
alam bersifat mekanistik dan kuantitatif. Kenyataan dibaginya
menjadi dua yaitu: “res extensa dan res copgitans”.
Selasa, 13 November 2012
PAGI PUN BERSAMBUT
Persis
seperti indahnya pagi dengan angin yang meniup dahan rapuh dilengkapi dengan
hangat baru matahari pagi , lebih dari indah hiasan mewah punya sang penguasa
biasa. Karena ini milik penguasa dari yang paling berkuasa, jangan hiraukan
burung yang berkicau memanggil kawannya untuk bernyanyi, jangan hiraukan
bebunyian di pagi hari selain bunyi dari dalam bagian tubuh mu yang bisa
bedakan mana yang benar dan yang salah. Resapi kemudian nikmati dengan mata
terpejam, apa bunyinya? Perumpamaan
singkat untuk gambarkan sesuatu pemberian penguasa absolute yang kenikmatannya
tak terbendung. Maka bersyukurlah!
Sebenarnya
ini cerita untuk seseorang yang tidak begitu special rupanya dibanding aktris
Hollywood yang bergairah bangkitkan sesuatu yang tertidur awalnya. Sesosok
makhluk yang tercipta dari kenikmatan penguasa absolute, gadis manis nan
menggoda dari gang depan rumah. Siapa dia? Dia gadis yang menyambut pagiku.
Datang lengkapi kehausan ku dari perjalanan menelusuri gurun gersang tanpa
keindahan. Haha cerita ngasal tak berarti sebenarnya, tapi coba ditengok
secomot dari bagian dalam tubuh ini. Dia berbangga rupanya karena dapat kenal
kemudian jatuh di dalam bagian yang juga ada didalam tubuh gadis molek itu.
Super sekali !! – sedikit kata dari bapak pemberi motivasi , Mario teguh—
Datang
tak diduga ini kisahlama yang terlulang kembali, dari sebuah kisah rumit , dari
lara yang tegores dibagian ini.Seorang gadis yang memang salah ku pilih, dia
seorang pendusta di sebuah kisahnya , permainkan kami dua orang kawan yang
sering bercanda berbarengan dengan jerit yang berbunyi seperti layaknya dua
burung yang berkicau sekalian menari sambut indahnya pagi. Kemunafikannya
menutupi semua kenikmatan yang telah ia beri. Siapa yang salah dan menyalahi?
Jelas ini orang bodoh yang punya kesalahan, orang bodoh yang salah menentukan.
Resah
menemani, sampai akhirnya diputuskan untuk sudahi segala perih yang tersisa
dijiwa tanpa kehormatan awalnya, cemoohan datang tak kenal ujung dari mana, tak
menentu memang karena mereka adalah kritikus handal dengan berbagai metodenya.
Pergi , sendiri untuk mengasingkan diri, layaknya seperti pahlawan yang tegas
membela Negara yang ia cintai, tapi beliau menyalahi tata permainannya. Kamar
pengap di sebuah desa yang temani harinya dalam satu minggu, guling rada basah
dan bantal yang hampir mirip keadaannya. Tak layak memang seorang lelaki yang
dulu sering mempermainkan semua gadis yang ia temui, kini murung dan coba
tepiskan keluh dunia yang membuat ia terpinggirkan. Sedikit canda, bisa kurangi
rasa yang sakit, seperti obat merah yang ditaruh ke luka yang baru jadi. Lagu
galau mellow sedikit agak berisik , yang dia nyalakan selalu didingin malam
sepi sekalian luka yang tak kunjung hilang. Begitu selalu keadaanya mengenaskan!
Tapi coba dilihat akhirnya lebih seperti ftv siang di stasiun tv yang selalu
dengan happy endingnya.—pasti bahagia tuh si pemeran utama, bosen litanya
begitu mulu--
Ini memang pelajaran buat mereka
yang sering menyakiti perasaan wanita dengan segala hiruk-pikuknya,jangan
sakiti mereka , karena itu yang terpenting bagi masa depannya! Sayangi mereka
layak seperti binatang peliharaan yang selalu kau tengok didalam kadangnya
sedang apa dia disana? – sedih amat si ini cerita—
Wajah
agak mengerut, dengan pelipis agak meruncing melihat pesan singkat yang dia
kirim, bertuliskan “ a, gk dibales ya :/ padahal niatnya gue pengen nanya
sesuatu + ngasih tau sesuatu yg penting. Eh tapi gatau jg deh penting apa
engga. Ya gitulah pokoknya. Lo lg gk ada pulsa ya A?”—tulisan asli tanpa
rekayasa dari pesan singkat yang gadis molek itu kirim— . perihal penting apa yang hendak dikasih?
Pantas kalau dahi agak mengkerut di wajah.
Setelah
susah payah karena kurang faslitas dari sinyal, sms tidak terkirim. Tapi Karena
memang ini seperti sudah skenarionya , akhirnya kami bisa mengobrol dan
bercengkrama yang memang kami berdua adalah seorang teman dari balita sampai
beranjak dewasa ini mengikuti siklus tumbuh kembang manusia. Lanjut ke obrolan, saya hanya berpaling dari
pernyataan awal gadis itu, apa ini? Saya tak mengerti bagai orang tersesat di
tengah hutan belantara. Dia punya misi terselubung di pesan singkat ini bak
agen rahasia? atau ini hanya sebuah lelucon tak berbobot dari mereka? Wajar seorang yang sedang sakit , menerima
ini . wajar seorang yang terluka bertanya , dan berpikiran negatif tentang ini.
Bak diplomat ulung saya mencoba
membelok , tapi akhirnya dia berkata “ Masa? Ntar ada yg marah loh. Haha .
kasian :/ naik apa? Eh iya soal yang gue bilang penting itu gk ditanyain nih
:P” dia tau kalau saya sedang mengalihkan pembicaraan. Ternyata dia memang berstrategi tinggi
–seperti sir alex fergusson—manajer the red devil.
Akhirnya manis sekali, memang
benar pepatah: pucuk di cita, ulam pun tiba. Memang ftv siang suka ada yang
nyata ceritanya, apresiasi besar buat yang empunya cerita.
“Yaudah bener ya jujur? Sekarang
gue tanya deh a, to the point nih ya haha, perasaan aa skrg ke gue sama kaya
beberapa taun yg lalu apa engga? Gue serius nih ya :P” ini asli pertanyaan kan?
Apa dia mimpi? Atau khilaf mengatakannya? Atau dia memang besungguh
menanyakannya? Belum terjawab . Siapa yang tidak suka akan keindahan gadis
molek, berkerundung sederhana nan menggoda? Seperti kucing di tawari ikan? Atau
ikan ditawari kucing? Hahaha membuat saya terpingkal membuatnya.
Tak ambil pusing, atau sepelekan
semua yang akan terjadi . Menjawab dengan pernyataan tegas!
Dan hari ini rasanya seperti
dibawa terbang keliling angkasa , atau mengitari indahnya bukit di surga? Entah
apa itu , yang penting selalu ada rasa untuk hari mu! Hahahaha
Dan pagi pun bersambut, mengusir
kelam malam seram menghantui. Teteskan sebiji buah semangka di lahan yang telah
lama tandus. Apa ini? Bukan mimpi atau karangan! Ini nyata dan hanya bermaksud
berbagi cerita!
Dan yang empunya tulisan sedang nikmati kebersamaan ini dengan segala
inovasinya bukan involusi yang terpedaya atas kebijakan penguasa absolute yang
memberi indahnya pagi.
Dan akhirnya pagi pun bersambut!!
Memang hanya dua lembar tapi, coba dilhat bentuk
nya, kemudian bangga ia dapat hadiah idul fitri dari sang penguasa absolute.
Absolute memang tak di pungkiri memang engkau yang maha –ter—paling dari semua
yang diciptakan . maka bersyukurlah!!
BULAN DITEPI JALAN
Lihatlah, bulan dari sudut pandangmu..
Dia cukup terangi malam, dengan sinar yang berkibar di
sekelilingnya
Nampak seperti pijaran lampu yang menembak keatas langit hitam
Kelam berganti, mulai berias, mengganti dengan bercik indah sang
bulan atas karunia penciptanya
Bicara sang pencipta
Ia mencipta atas adilnya
Coba kau lihat !!
Percikan lampu abadi sang pencipta yang dituangkan dalam keindahan
bulan
Coba dilihat!!
Dari arah, sisi, dan latar belakang yang berbeda
Apakah mereka bisa nikmati?
Ataukah album kelam dengan sejuta kepedihannya yang terungkap
Lalu siapa mereka?
Mereka adalah saudara mu!!!
Kejianya kalian yang sukar berbagi keindahan atas adilnya Tuhan
yang menciptakan!
Tak perduli pedih dan suara hati yang
kalian rasakan atau itu lebih berat dari tangis dan jerit mereka?
Penulis : Aji Susanto.
App,Financial 1B . 2012.4.20382
CERITA APA INI?
PENULIS:
AJI SUSANTO. FINANCIAL 1B 2012.4.20382
REKAN KERJA:
NOOR FADLILAH. PRODUCTION 1A 2012.2.20159
AKADEMI PIMPINAN PERUSAHAAN
TERINSPIRASI DARI IBU SETENGAH BAYA PENDIRI LSM
EDUKASI DASAR—IBU TIN— DAN DIDASARKAN KARENA KEBODOHAN JUGA DITAMBAH KESOKTAHUAN SAYA YANG TAK BERUJUNG.
PENGALAMAN DAN CERITA DARI BELIAU NYATA ADANYA !
CERITA APA INI?
“Bu,
kita hanya bisa kasih ini untuk ibu” dengan kata manja khas anak sekitar umur
5-13 tahun. Lihat ibu dengan wajah semangat, tapi tengok hati ibu berambut ikal
mempesona dia terenyuh, dingin tak bergairah diberi anggrek berwarna sekalian filosofinya yang keunguan.
Indahnya anggrek unggu hanyutkan pikiran ibu ikal itu. Setelah iya terbangun
dari sakitnya , yang sedikit membuat semangat hidupnya agak berkurang. Anda
bisa bayangkan suasana disana? Kagum sekalian hanyut dalam keperdulian sosial
dari ibu dan anak didiknya.
Mendengar narasi mudah,cepat tapi
terasa masuk dalam suasana. Narasi ini terucap dari ibu hebat berambut ikal
mempesona tersebut, yang biasa dipanggil ibu
Tin . Ibu setengah baya,
berdeterminasi tinggi bersumber dari anak didik nakal yang selalu menemani dan
merangkai hidupnya. Anak nakal bukan main, bergerak sesuka hati, bercanda ria,
sulit diatur layak seperti anak seusianya, ya tidak dipungkiri oleh ibu itu
bahwa mereka lah yang selalu masuk dalam pikirannya tanpa menyampingkan urusan
anak kandung aslinya. Putra-putri kandungnya hanya berjumlah tiga orang, huh
tenggok anakanak ibu yang lain kurang lebih 88 orang jumlahnya. Bukan main, Anak-anak
nakal mengisi hidup ibu hebat itu! Tidak
berlebihan jika saya menyebut ia adalah ibu hebat berjiwa besar dengan penuh
tanggung jawabnya berlandaskan kewajiban dari keyakinannya bahwa mencerdaskan
anak bangsa adalah benarbenar ia resapi. Malu sungguh, saya mendengarnya .
Label mahasiswa yang saya bawa sekarang ini belum terealisasi untuk kami para mahasiswa mengabdi kepada
mereka.
Uraian diatas bukan inti
permasalahan yang sebenarnya, ini hanya tegur sapa kami para mahasiswa dan
pemuda dalam acara jumpa dan belajar bersama ditanggal 29 Oktober—dalam peringatan sumpahpemuda --.
Dari awalmula anak didik ibu bekas
guru ini berjumlah 9 orang yang ibu fokuskan untuk mengajari edukasi dasar. Membaca, menulis, dan berhitung supaya penerus bangsa ini
bebas dari buta aksara. Kisah coret-coret tembok lah yang jadi pacuan ibu ikal
berbadan gempal ini untuk mengajari mereka edukasi dasar. Ketika anak usia 13
tahun mencoret pagar tembok rumahnya dengan tulisan-tulisan tidak senonok(kata
kasar sampai berbau kelamin), apa sebabnya? Pembodohan!!. Anak ini dibodohin
oleh abang- kakak laki yang mengajari anak itu menulis kata-kata kasar. Aneh?
Ya, karena anak ini tidak tahu huruf apa pun dan tak mampu juga ia membacanya . Tapi ia sudah dibodohi untuk
menulis kata itu. Ia buta aksara!
Ibu setengah baya ini miris
mendengar penjelasan anak tersebut “ saya, ga bisa baca bu dan saya tidak tau
huruf apa itu? Tapi saya ingin belajar menulis dan membaca, terus saya diajari
oleh abang itu .“ haha tertawa kecil
saya dengar itu. Ibu benar terdiam kemudian rasakan angin sekitar yang menemani pemikirannya. Setelahnya beliau mengajak
anak itu dan 8 orang temannya untuk datang lalu belajar menulis,membaca,dan
berhitung. Berkembang kedepan dengan segala kelok dan perjuangannya hingga sampai saat ini jumlah anakdidiknya
hingga 88 orang . Atas pencapainya perlu
apresiasi penuh ,sangat penuh.
Setiap hari dia mendidik merka, setelah dia keluar dari
pekerjaan yang ia tekuni. Awalnya dia dibantu, oleh pemuda dari universitas
untuk mengisi jam pelajaran di sekolah
ini. Sampai akhirnya dia sendiri yang mendidik mereka, hanya sendiri! Betapa sulitnya? Menghadapi
anakanak nakal yang bergabung dalam
LSM EDUKASI DASAR. Tak heran usia yang tak lagi muda dan penyakit darah tinggi yang menyerangnya sedikit
agak mengganggu aktifitas dalam mendidik. Terbaring lemas awalnya di rumah
sakit, karena sempat stroke hingga ia bangkit pulihkarena daya
juangnya. Ini cerita inti, sepulangnya dia dirumah, dia sudah terkaget banyak
anak didiknya memenuhi area sampai pekarangan kecil agak remeh di rumahnya. ibu lemas melihat ini , “ada apa
ini?” sambil memandangi anak-anak ibu. Dengan seonggok anggrek unggu seorang
anak ibu menjawab “ hanya ini bu yang bisa kami beri.” “haha, ini anakanak ku
yang memang jadi semangat hidupku” jawab ibu ini dalam hati karena ia tidak mau
menunjukkan kesedihannya pada anak didiknya, ia tegar tunjukkan kekuatannya
dalam hadapi ini. “iya anakanak ibu sudah sembuh, kita bisa belajar bersama
lagi seperti biasanya” gaya khas ibu dalam mendidik dengan kelembutannya tanpa
kehilangan ketegasannya.Teringat benar dan membekas di hati ibu.
Setelah ngobrol singkat dengan
anak-anak , dia menaruh seonggok anggrek unggu dalam pot didepan teras pagar
rumahnya sambil menuntun anak-anak keluar dari rumah serba kekurangan milik
sang ibu.
Setiap hari sebelum ia jalan pagi,
dia memandangi pot berisi anggrek unggu nan indah. Tapi tiga hari berselang,
dia melihat ke depan rumahnya tidak ada lagi anggrek unggu itu --kemana
dia?-- terpikir terus seharian. Besok
pagi ibu kembali jalan pagi , sebagai proses pemulihan penyakitnya itu. “bu tin
jalan-jalan nih?” tanya tetangga depan rumah. “iya” dengan ramah. “ bu tin tahu
anggrek unggu saya tidak? Kemarin saya sempat kehilangan tanaman saya itu loh
bu.” Sedikit binggung, apa artinya? Apa ini sindiran, cemoohan atau hanya
cerita belaka? Simpulkan!
Ibu kumpulkan anak-anaknya dalam
satu ruangan lumayan luas ,yaitu tempat dimana dia mendidik --bukan
mengajar—mereka. Ibu bertanya “apa benar kalian yang memberi ibu bunga?” . “iya
bu” jawab mereka serentak. “Dari mana kalian dapat bunga anggrek unggu nan
mempesona itu?” hahaha simpulan anda jawabannya. Sedih ibu, miris, tak percaya
tanpa daya, dia bukan kecewa dan marah responnya hanya terdiam. Anak-anak yang
menangis, bersender dipaha ibu menyebut kata maaf haru atas salah mereka. Sebab
yang di pertanyakan? Dapati
jawaban dari meraka “ itu pantas diambil darinya bu, dia orang kaya yang acuh
pada kami dia punya banyak uang tapi tak lihat keadaan sekitar, kami hanya
mengambil sedikit dari dia. Dia bisa beli lagi dengan uang yang banyak yang ia
miliki.”Itu alasan logis atau tidak? Dilihat dari segi keadaan, ini bisa
diterima kalau memang benar si orang kaya tadi menerima dan tidak terlalu
menghiraukan anggrek unggu tak seberapa. Tapi nyata kalau memang orang kaya
berumah besar dan serba kecukupan yang sangat tersohor di kampung itu benar
menjijikan sekali. Malu ibu tin, karena dia yang mengejar kata perfect –sempurna—dalam hal mendidik ,
ternyata tidak bisa karena hal itu yang terjadi. Kemudian ibu menghilangkan
kata perfect dari metodolgi mengajarnya , pelajaran yang dia ambil dari
pengalamannya ini , pengalaman seonggok anggrek berwarna dengan filosofinya
yang keungguan. Tidak ada yang sempurna ! semua serba kekurangan! Tapi yang
menuntut kita untuk berpikir seperti apa solusinya, cara ideal yang diambil
dari hati bukan dari cara manusiawi.
Ini hanya sepenggalan kisah dalam
jalan perjalanan ibu berani dan tangguh ini dalam mendirikan sebuah lembaga
yang ia namai LSM edukasi dasar bertempat
di Cagar alam , Depok. Memang sebuah
sekolah yang benar-benar sekolah . sekolah yang memanusiakan manusia, ini jawaban dari pertanyaan saya
tentang seperti apa arti sekolah yang sesungguhnya ? dan tempat apa itu?
Pertanyaan ini muncul ketika saya
membaca salah satu buku bertema kan sekolah, berjudul “sekolah itu candu”,
buku karangan Roem topatimasang buku
terlaris sejak awal diterbitkannya pada 1998.
Sekolah bukan perusahaan dan bisnis
ruwet menguntungkan, dengan segala tetek bengeknya
yang merepotkan ,ini asumsi saya. Sekolah dari hati
pendirinya untuk hati anak didiknya. Yang benar mengisi waktu luang mereka
untuk diisi berbagai kegiatan positif dalam rangka mencerdaskan mereka. Berlainan arah, berbanding
terbalik dengan sekolah atau perusahaan bertemakan lembaga pendidikan sekarang!
Standing
up plus( maaf kalau salah nulisnya masih dalam proses belajar ) untuk ibu tin
dari kami, pengalaman tak terlupakan tentang ini, pengalaman untuk menilai diri
sendiri tanpa menghilangkan jejak orang lain yang turut berperan dalam hidup
ini!. Kami organisasi intellegentsia
study club –organisasi eksternal dari kampus Akademi Pimpinan Perusahaan-- berbangga
bisa rasakan atmosfer kekeluargaan disana, dengan suka cita dan keramahan yang
ibu dan anakanak nakal, lucu juga menggemaskan.
Bercanda, belajar, bermain sampai berbagi. Saya dan kawan-kawan berjanji
untuk bisa lebih dari ibu! Dengan segala kekurangan ibu tapi masih tetap
berguna untuk masyarakat, ibu lebih baik daripada mereka yang sering kongko-kongko,
berbincang di sana di gedung bagus mewah , besar, penuh fasilitas—yang katanya
membuat solusi cepat tingkatkan kesejahteraan.
Tapi nol hasil konkretnya!!. Mana faktanya? Pengangguran berkurang?
Lapangan kerja bertambah? Pendidikan sudah berkualitas? Kesehatan terjamin? Tuh ,perut kalian saja
yang rasakan!(lihat perutnya, seperti apa?) Berbeda memang janji palsu puitis
yang sering ada di iklan TV dan cara kerja bertele-tele yang sering juga di
sebar diberbagai media, yang ujung-ujungnya Cuma ada kata – coblos nomer
1,2,3,4,5,6,7,8,9 sampai kelipatan yang lebih dari sejuta!!—ini jawabannya- “Kami
lebih baik terpinggirkan dari pada menyerah pada kemunafikan!!” sudahlah,
hentikan ini kami hanya bisa seperti ini -dengan wajah murung khas pribumi-.
Lebih baik mulai berbagi, saling mengisi untuk kami, kalian juga mereka! Dari
pada remeh-temeh tak ada hasilnya!
Simpulan dari
yang rada sok tahu, merasa bodoh, berisik dan kurang pengalaman —yaitu saya
sendiri-- adalah “ Untuk apa
takut miskin? Kalau miskin pun kita masih bisa berbuat. Untuk apa menunggu
kaya? Kalau kaya juga tak terlihat adanya . Untuk apa nanti ? kalau bisa
sekarang. Untuk apa punya harta? Kalau tidak punya juga masih bisa. Untuk apa
sempurna? Kalau masih ada yang lebih sempurna.
Untuk apa berbagi? Karena memang itu jawabannya!!”
TAMU BUKAN RAJA , KARENA TUAN RUMAH ADALAH PENGUASA
Kalimat yang tidak asing lagi bukan, bahwa tamu adalah raja? Raja yang berhak menikmati segala sajian
yang disediakan diatas mejanya dengan segala kenikmatan tak terbendung, tanpa
harus bersusah payah untuk bekerja atau lebih mudahnya lagi Cuma dengan
memanggil pelayan –budak kata kasarnya—minta disediakan segalanya yang menjadi
kebutuhan dan keinginannya diatas meja mewahnya, datanglah ia dan berbunyi “
ini tuan semuanya”. “ya , terimakasih, kemudian pergilah!” dengan nada angkuh,
hanya menunjukkan tangannya tanpa menolehkan muka tampannya. Ini hanya analogi
singkat untuk menjelaskan seperti apa tamu yang mengakatan bahwa ia adalah
raja—raja tak tahu diri pastinya— . Tapi
jangan lupakan si tuan rumah bung
, siapa yang menyediakan tempat kalau bukan mereka? Siapa yang punya daerah ? Hak kami adalah menerima segala macam
yang engkau nikmati dalam bentuk lebih, dan kewajiban kalian adalah menghormati
kami sebagai tuan rumah karena tuan
rumah adalah penguasa.
Masalahnya , siapa tamu? Siapa tuan rumah?
Kalian tau apa itu imperealisme?
Penjajahan dalam bentuk berbeda, penjajahan halus dan bersistem, memecah
kebudayaan kemudian masuk perlahan dalam kata ‘globalisasi’. Kemudian apa yang
sedang terjadi jaman- jaman ini –masa
sekarang?—kami yang tertindas, kami yang susah kan?, dan kalian yang keruk
semua kekayaan kami, kami yang menderita!! Kalian tertawa , berbahak, rebut
harkat martabat kenegaraan kemudian harga diri kami secara kelompok, lebih jauh
sampai kemaluan kami perorangan!! Sudah terjawab siapa tamu—raja tak tahu
diri—? Lebih pasti dikatakan bahwa tamu adalah bernegara lain –warga negara selain warga negara asli
indonesia yang berusaha menindas kami dalam bentuk apapun-- yang masuk,
kemudian menjajah kami para pribumi
asli , menekan hak kami sebagai penguasa
karena kami adalah tuan rumah. menjeritlah kalian yang tertindas! Katakan
kalau kalian memang sebagai penguasa!!
Pertanyaan berlanjut pada siapa yang
salah ? Siapa hayoo? Dia memang,
mereka iya, kalian benar, saya juga termasuk, yang pasti kita semua yang merasa
orang asli indonesia!(HAHAHA!!!) Lucukan? Iya kita yang penguasa tapi kita yang
berbuat kesalahan fatal. Bodoh? Memang , tapi kita masih proses bukan tidak
mungkin kita yang pada akhirnya menginjak-injak mereka , menelanjangi mereka
karena itu balasan yang pantas!
Mau bukti? Ada disini, coba lihat
disini, mungkin kalian sudah merasakan sendiri. Contoh kecil dimulai dari
perbedaan posisi orang asing—orang luar yang datang ke indonesia kemudian
menetap— dengan orang kita pribumi—asli wong indonesia—yang datang kenegaranya
disana, jadi apa mereka keduanya apa posisinya? Mulai dari orang asing, mereka menetap
kemudian hidup mapan di Indonesia dengan berbagai posisinya, mulai artis,
pemain sepak bola, para boss besar perusahaan, sampai menjadi jutawan lain.
Berbanding terbalik—bahkan jomplang bukan hanya terbalik—dengan orang kita yang
ada diluar sana, memanng tak semua tetapi sebagian besar. Jadi apa mereka?
Budak ! sampai bahan siksaan ! malu kah anda jadi orang Indonesia? Katakan!!
Sebabnya? Karena orang asli
Indonesia mudah dibodohi !! Keluar lah kalian, batasi semua , dengan filter
yang kita punya yaitu –pancasila—dasar negara kita jangan jadikan dasar negara
ini hanya teori yang di hafal!
- Ketuhanan yang maha esa – Tuhan maha esa ,
dengan berkeyakinan didasarkan agama penganut, dengan keyakinan
masing-masing , bertoleran dengan mereka yang berbeda agama. Jangan
jadikan perbedaan adalah sebuah masalah, jadikan itu pengisi, bukan selang
diantara kalian.
- Kemanusiaan yang adil dan beradab, Manusia
yang adil kemudian beradab dan beretika. Kita manusia yang bisa membedakan
hal-ikhwal yang benar dan salah seketikannya, adil berbuat bijak
menentukan , tidak berat sebelah tidak mengenal sebuah perbedaan –pokoknya
adil seadil-adilnya—karena adil adalah sifat yang relatif. Beradab, etika,
norma adalah aturan kita untuk hidup sewajarnya.
- Persatuan Indonesia, Indonesia yang bersatu,
sama-sama memikul beban yang sama untuk satu tujuan Indonesia jaya! Tidak
gontok-gontokan antar kepentingan, atau dulu-duluan untuk menang, tapi
coba pikirkan semua, Kesatuan Republik Indonesia – bukan kepentingan
golongan—
- Kerakyatan Yang Dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, Karena kami sudi dipimpin
oleh mereka yang berbudi baik, bukan animal symbol – manusia yang tidak
menggunakan akal pikirannya— Sudahi semua , karena kalian adalah
perwakilan kami, karena kami yang memegang kekuasaan tertinggi.
- Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia, kata adil kembali terulang karena beliau—orang-orang berjasa
membangun indonesia—benar menginginkan ini terjadi di indonesia. Tidak ada
pengkotonomian dalam bermasyarakat, mempunyai hak dan tanggung jawab yang
sama.
INI LAH JAWABAN UNTUK KITA HIDUP BERNEGARA KARENA INI
ADALAH DASAR NEGARA KITA, INGAT DAN REALISASIKAN PANCASILA!! PANCASILA BUKAN
PANCAGILA!—lima dasar kegilaan-
Buktikan pada mereka kalau kitabukan
sedang tertidur, buktikan bahwa kita sedang menyiapkan amunisi dan susun
strategi! Bungkam mulut mereka, dan jangan pernah kibarkan bendera putih untuk
mereka sang tamu—yang menganggap mereka raja— mereka salah besar kalau
melupakan bahwa kita adalah—tuan rumah sekalian penguasa--. Kami tidak
menginginkan peperangan , tapi kami tidak ingin di remehkan! Kemudian dengan
ini Kami rakyat indonesia menyatakan, tidak ada tamu yang mengaku bahwa dirinya
adalah raja , Bahwasanya kami sesungguhnya raja di negeri kami sendiri sekalian
kami juga yang menjadi penguasa!!! (BACA DAN KATAKAN SEKUAT SUARA, SELANTANG YANG
KALIAN BISA!!!!!)
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)